Berdasarkan data AHSP CIPTA KARYA kita dapat menghitung Produktivitas dan Durasi Pekerja. Disitu sudah terdapat kebutuhan bahan-bahan yang diperlukan, seperti bata merah dengan ½ batu dibutuhkan 71,91 buah, menggunakan semen 9,68 kg dan pasir pasang 0,045 m³. Tidak hanya itu koefisien tenaga juga tersedia seperti pekerja : 0,2000, tukang 0,100, kepala tukang 0,0100 dan mandor 0,0033. Dengan analisa tersebut kita dapat memperkirakan produktivitas tukang serta durasi dalam pekerjaannya.
Diambil contoh diatas dalam pekerjaan dinding bata merah tebal ½ batu:
Pekerja : 0,2000
Tukang : 0,1000
Kep. Tukang : 0,0100
Mandor : 0,0033
Diambil tukang memiliki koefisien 0,100 maka dalam 1 m² pemasangan ½ bata merah tukang dapat menyelesaikan dinding bata sebanyak:
1 (m²) / 0,1 (koef.) = 10 m²/hari
Contoh 1:
Jika volume pekerjaan dinding adalah 234,50 m² dilaksanakan 5 orang tukang, maka:
Hitungan hari = 234,50 m² / (10 m² × 5 org)
= 4,6 hari dibulatkan 5 hari
Jadi, dalam luas dinding 234,50 m² dikerjakan 5 tukang diperkirakan akan selesai dalam waktu 5 hari.
Contoh 2 :
Jika volume pekerjaan dinding adalah 234,50 m² ingin diselesaikan dalam waktu 10 hari dibutuhkan tukang berapa?
Hitungan hari = 234,50 m² / (10 m² × 10 hari)
= 2,3 hari dibulatkan 3 hari
Contoh lain dengan pekerjaan 1m³ tanah biasa kedalaman 0 s/d 1 m untuk volume s/d 200 m³
Anggaplah volume yang diperoleh dari sebidang cangkul adalah:
Panjang (P) : 200 mm = 0,200 m
Lebar (L) : 167 mm = 0,167 m
Tebal (T) : 95 mm = 0,095 m
Maka diperoleh sekali cangkul:
P × L × T = 0,200 × 0,167 × 0,095 = 0,00317 m³ (untuk tanah biasa)
Dalam 1 m³ tanah biasa pekerja dapat mencangkul:
1 m³ / 0,00317 m³ = 315 kali
Waktu yang dibutuhkan pekerja untuk sekali cangkul dan membuang diasumsikan 1 menit pada tanah biasa, untuk mengubah menjadi satuan waktu, maka waktu yang dibutuhkan pekerja galian adalah sebagai berikut:
315 kali × 1 menit = 315 menit
Kemudian dikonversikan dalam satuan jam menjadi:
315 menit / 60 menit = 5,25 jam (dibulatkan dalam 6 jam pekerja dapat menggali 1 m³)
ANALISA HARGA
Upah pekerja galian dianggap = Rp. 100.000/Orang per hari, standar jam kerja = 7 jam, maka dapat dikonversikan ke dalam hari:
Rp 100.000 / 7 jam × 5,25 jam = Rp 75.000 / m³
KOEFISIEN
Kita dapat menentukan untuk koefisien pekerja galian dengan membagi:
5,25 jam / 7 jam = 0,750 (mirip nilai koefisien pekerja dengan yang di atas)
Sementara untuk mandor, 1 orang mandor mampu mengawasi 20 pekerja maka diperoleh:
0,75 koefisien pekerja / 20 orang pekerja = 0,038 (mirip nilai koefisien mandor di atas)
Sumber : Modul Analisa Kementrian PUPR dan Widi Hartono ST, MT spada UNS
0 Komentar
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!