ARTIKEL

MENENTUKAN JENIS TANAH BERDASARKAN GAMBAR DARI ROBERTSON DAN CAMPANELLA (1986)

Dengan uji sondir kita dapat menentukan besar kecilnya gaya gesek tanah (friksi), atas dasar gaya gesek Robertson dll mengembangkan sebuah korelasi antara gaya gesek dengan jenis tanah. Gambar yang disajikan cukup lengkap dengan gambar tersebut kita bisa membedakan tanah pasir, lanau atau lempung dengan membagi friksi dan tahanan ujung yang disebut rasio friksi. Tanah yang kategorinya lempung memiliki gaya geser (friksi) yang lebih tinggi daripada pasir, dan tanah berpasir tahanan ujung lebih besar dari tanah lanau atau lempung.

Contoh 1:

Nilai ujung konus sebesar qc = 130 kg/cm², dan nilai friksi sebesar 265 kg/cm²

qc = 130 kg/cm² = 12,7 MN/m²

f = 265 kg/cm² = 26 MN/m²

Fr = f/qc = 26/12,7 = 2,04 %

Buat garis vertikal dengan angka Fr = 2,04%, garis horizontal untuk nilai qc = 12,7 MN/m², garis kedua tersebut akan bertemu yang akan menentukan jenis tanah seperti gambar yang di atas. Jenis tanah tersebut silty sand to sandy silty (3) atau pasir berlanau sampai lanau berpasir.

Contoh 2:

Nilai ujung konus sebesar qc = 6 kg/cm², dan nilai friksi sebesar 30 kg/cm²

qc = 6,00 kg/cm² = 0,59 MN/m²

f = 30 kg/cm² = 2,94 MN/m²

Fr = f/qc = 2,94/0,59 = 5,0 %

Buat garis vertikal dengan angka Fr = 5,00%, garis horizontal untuk nilai qc = 0,59 MN/m², garis kedua tersebut akan bertemu yang akan menentukan jenis tanah seperti gambar yang di atas. Jenis tanah tersebut clay atau lempung.

Sumber : Hary Christady Hardiyatmo, Mahsyur Irsyam, Braja M. Das

0 Komentar

    Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tinggalkan Komentar